INI KABAR TERBARU YANG POPULER DI DUNIA MAYA:Analisis: Ahok dan Agus Sekarang Prihatin Terhadap Anies, Kok Bisa?

Serangan-serangan yang digencarkan oleh timses Anies kepada Ahok, sekarang mulai kembali satu per satu kepada Anies sebagai senjata makan tuan.
Seperti bermain bumerang..
Jika di Australia, Anies seperti sedang bermain bumerang. Bumerang adalah senjata yang digunakan oleh orang Aborigin untuk memangsa hewan-hewan, senjata tersebut memiliki momentum yang sangat kuat untuk kembali kepada pemangsa. Jika bumerang itu kena dan melumpuhkan mangsa, maka penyerang akan dengan senang dan berlari menuju mangsanya untuk dihabisi.
Namun jika bumerang itu tidak kena, maka senjata tersebut kembali kepada penyerang agar ia tidak perlu maju mendekat kepada mangsanya. Ini tidak mengancam jiwa penyerang. Kecerdikan orang yang membuat bumerang adalah mereka tidak perlu terlalu dekat kepada mangsa untuk mengambil senjatanya. Inilah sosok Anies.
Serangan terhadap Ahok meleset..
Ahok itu cerdik, serangan-serangan yang dilakukan Anies yang bertubi-tubi mengenai karakter Ahok yang tempramental, kalimat-kalimat Ahok yang tidak biasa didengar oleh warga, sekarang mulai kembali kepada Anies, karena tidak ada satupun yang berhasil kena.
Masalahnya, Anies merasa segala serangannya kepada Ahok berhasil, ia menjadi sombong dan merasa sudah di atas angin. Namun saya kira Anies tidak sadar bahwa sekarang serangan sedang kembali kepada dia dan dia tidak menyadarinya.
Bumerang sudah kembali kepada Anies dan ia tidak siap menerimanya. Bahkan visi misinya bersama Sandiaga mulai menuai badai . Tidak tahu kapan membuat suara pendukung mereka tergerus jauh. Rumah tanpa DP? Vertical housing? BI sudah memberikan warning kepada Anies Sandi untuk hati-hati dengan kebijakan yang ada.
Apa hubungan kasus ini dengan Agus?
Ada teman saya yang cukup kritis mengatakan bahwa timses Anies juga merebut banyak suara Agus. Pendukung Agus saya kira bukan pendukung yang mudah mengubah pilihannya setelah mendengar debat. Mereka adalah orang-orang agamis yang sempat mengecap “kebahagiaan” 10 tahun dipimpin oleh SBY. Mereka agamis, namun masih ada darah nasionalis.
Terbukti pada masa pemerintahan SBY, ia tidak mengubah konstitusi ini menjadi negara yang pro kepada kaum radikal. Kaum radikal seperti FPI hanya dibiarkan ada, tidak ditutup, namun juga tidak diizinkan mengacak-acak NKRI.
Dilema Pendukung Agus…
Ketika mereka tahu kisah Antasari dan SBY, hati pendukung Agus berkecamuk, mereka kecewa terhadap SBY. Namun daripada tidak memilih, mereka harus tetap memilih. Pendukung Agus selain nasionalis, mereka juga agamis. Ini yang menjadi dilema pertama.
Setelah Agus kalah, siapa yang mereka pilih? Tentu mereka memilih orang yang satu agama. “Siapa lagi kalau bukan Agus? Ya Anies dong, Ahok kan agamanya beda sama kami”.
Jika ingin digambarkan, kira-kira begitu respon pendukung Agus. Di dalam dilematisnya, mereka terpaksa untuk mendukung Anies. Terpaksa juga mereka untuk menutup mata mereka terhadap hasil kerja yang dilakukan oleh Ahok sebagai Sang Petahana.
sumber: seword.com
sumber: seword.com
INI KABAR TERBARU YANG POPULER DI DUNIA MAYA:Analisis: Ahok dan Agus Sekarang Prihatin Terhadap Anies, Kok Bisa?
Reviewed by lela paradis
on
05.32
Rating:
Tidak ada komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.